KOPMA IAIN PEKALONGAN

Unit Kegiatan Khusus Koperasi Mahasiswa

UKK Kopma STAIN Pekalongan

            Koperasi Mahasiswa IAIN Pekalongan didirikan pada tanggal 10 November 1998 oleh Ibu Eva Rusdiyani. Kopma IAIN Pekalongan yang beralamatkan di Jl. Kusuma Bangsa IAIN Pekalongan, merupakan salah satu dari tiga unit kegiatan khusus yang bergerak dalam bidang perekonomian dan perkoperasian mahasiswa. Dalam perjalanannya Kopma IAIN Pekalongan dipimpin oleh dua puluh ketua umum, dan sempat berganti nama dan jabatannya menjadi Direktur Utama pada tahun 2003-2005, pada periode kepemimpinan Syukron Makmur. Dan pada periode 2011, Kopma IAIN Pekalongan mengalami masa keemasan. Dengan berdirinya tiga Lembaga Pengkaderan, yaitu Lembaga Pengembangan Bakat Minat (LPBM), Lembaga Pelatihan Pendidikan Perkoperasian (L-Diklatkop), dan Lembaga Pers Koperasi Mahasiswa (LPKM). Yang mana tiga lembaga tersebut tergabung dalam satu wadah yang disebut dengan Lembaga Bakat Minat (LBM).

Disebut Unit Kegiatan Khusus (UKK) dikarenakan Kopma IAIN Pekalongan memiliki struktur hingga menjangkau seluruh Indonesia, tidak hanya dalam naungan IAIN Pekalongan namun juga dinaungi oleh Koperasi Indonesia, Menteri Koperasi, Koperasi Pemuda Indonesia, dan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Perkoperasian, dan Usaha Mikro Kecil Menengah (DISPERINDAGKOP & UMKM ). Kopma adalah koperasi pemuda dan juga tergabung dalam FKKMI se-Indonesia.

Pada masa keemasannya Kopma IAIN Pekalongan memiliki beberapa usaha, diantaranya Kantin Kopma, Toko Alat Tulis dan Rental Pengetikan. Namun pada masa periode 2009/2010 usaha Kopma tersebut mengalami kefakuman disebabkan kurangnya perhatian dari pihak rektorat dan digusurnya kantin Kopma dari dalam kampus. Pada periode 2010/2011 pengkaderan yang telah berhasil mencapai beberapa kader yang kompeten di bidangnya telah mencetak kader yang militan, sehingga pada tahun ini kebangkitan Kopmapun telah dimulai dengan tercetaknya kader-kader baru dengan nafas baru.

Pada tahun 2011, Koperasi Mahasiswa IAIN Pekalongan sempat mengalami defisit. Di mana Kopma IAIN Pekalongan mempunyai tanggungan simpanan wajib kurang lebih 10 juta, simpanan pokok 5 juta, hutang kepada coca cola sekitar 7 juta, dan hutang lain-lain sekitar 3 juta. Kopma pada saat ini telah banyak mengalami jatuh bangun yang membuat kedewasaan pengurus menjadi lebih matang. Berbekal jaringan telah dibuat oleh pendahulunya. Kopma saat ini telah mencapai link (jaringan) yang hampir merata pada lingkup nasional, tidak hanya berperan aktif dalam koperasi pemuda di kota Pekalongan saja namun juga di kancah nasional.

Menjalin hubungan baik dengan perorangan maupun perusahaan dan instansi pemerintah kini, seperti menjalin hubungan baik dengan Dewan Koperasi Daerah (DEKOPINDA) kota Pekalongan, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Perkoperasian, & UMKM (DISPERINDAGKOP) kota Pekalongan, Koperasi Pemuda Indonesia (KOPINDO), Dewan Koperasi Indonesia, FKKMI, bahkan hingga ke Menteri Koperasi, Menteri Pendidikan. Di samping itu Kopma IAIN Pekalongan juga telah dikenal oleh mantan Menteri Kabinet SBY 2004-2009 Bpk. Adi Sasono yang periode kemarin menjadi ketua DEKOPIN Pusat. Tak sedikit pula dari Universitas lain seperti UNS, UMS, POLINES, UPGRIS, UIN Walisongo, IAIN Purwokerto, IAIN Kudus, dan yang lainnya, yang telah menjadi partner kami dalam kegiatan perkoperasian.

  • Social network:
We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree